1 Ni Wayan Arikarsita sebagai Nenek dan Bu Sita 2. Kardi Rahayu sebagai Bu Kardi (Orang kaya baru) 3. Ni Putu Sinta Dewi sebagai Pilot 4. Ni Wayan Sujati sebagai Pramugari ORANG KAYA BARU NaskahDrama 11 Orang Tema Persahabatan ARTI TEMAN SEBENARNYA Pemain: -Clara (Cewek pelupa, ceroboh dan bodoh. Bersahabat dengan Rere) -Rere (Cewek berkacamata yang lucu dam kadang dewasa, sangat membenci Wulan dkk. Menjabat sebagai Wakil ketua OSIS) -Lily (cewek pendiam yang hobinya membaca novel tebal. Jarang berbicara dan cukup cerdas. naskahdrama komedi lucu 12 orang. Beranda / Kata kunci / naskah drama komedi lucu 12 orang. Filter dengan. Status pembaruan. Semua Sedang berlangsung Selesai. Sortir dengan. Populer Rekomendasi Rating Diperbarui. The Divorced Billionaire Heiress I Wanna Eat Meat Marriage Beauty Emotional Boss / CEO Romance Drama. cash. NASKAH DRAMA HOROR KOMEDI Jika teman-teman mencari naskah drama tapi bingung dengan beberapa pertimbangan yang kurang pas dihati. Nah disini aku punya sebuah karya yang mungkin bisa membantu teman-teman sekalian. Judul Hantu bukan sih? Karya Pram d'Neville Drama ini memerankan 8 pemain, diantaranya terdapat seorang yang berpakaian seperti penjaga malam, suster ngesot, Kuntil Anak, Mak Lampir, 3 orang tuyul, dan seorang suster... Drama ini berkisah tentang seorang penjaga malam yang ingin melihat-lihat keadaan yang ada di sekitar kuburan akan tetapi niatnya tak disambut baik dgn penghuninya. Awal kisah.... Sarapudin Tadi aku melihat kalau disini ada yang aneh. Tapi dimananya ya? Jangan panggil nama Udin, Sarapudinapudin. Kalo wilayah cihantu ini tidak aman. Hahahah.... menyombongkankan diri Tiba-tiba saja HPnya berbunyi... Sarapudin Hai honey, lagi apa kau? Pacar sarapudin Hp Aku lagi mikirin abang. Abang jangan lama ya pulangnya. Aku haus bang... Sarapudin Bah! Kau ini macam mana pula. Tinggal minum lah dek, honey sayangku. Pacar sarapudin Hp Ahh, abg tak romantis kali pun. Sarapudin Abang mau romantis macam mana pu... Kuntil Anak Muncul tiba-tiba Hihihi..... Berisik tau ngk! Pake acara nelpon pacar segala. Kita! Kita juga punya pacar kaleess.... Mak Lampir Iya, berisik banget. Kupingku jadi budeg nih. Dasar satpam tolol. Ehh, siapa kau? Kuntil Anak Kau tak kenal aku? Oke... Kenalin ya, namaku Kuntil Anak tralala trilili hihihiiii..... Mak Lampir Wahh namanya bagus Bangga aku kira, Kuntil Anak yang ada di kulit... Kuntil Anak Itu kutil kale...!! Siapa nama mu? Mak Lampir Aku Mak Lampir....... Kuntil Anak Apa? Mak vampir, jauh donk. Mak Lampir MAK LAMPIRR WOYYYY.... Kuntil Anak Oh Mak lampir.... Kau kenal siapa penjaga itu? Sarapudin Tidak adek, abg sendiri lah. Kuntil Anak Ahh siapa yang bicara padamu manusia begok!! Kamu tinggal dimana? Sarapudin Ahh masa adek lupa, kita kan didaerah yang sama. Kuntil Anak Kubunuh juga orang ini. Mak Lampir Ehh ehh jangan donk. Mending kita kerjain aja dulu. Kuntil Anak Oh iya.... Ayokk! Ketika akan menuju Sarapudin. Mak lampir menginjak kaki salah satu dari para tuyul... Mak Lampir Awww....!!!! Tuyul 1 Arrgghh! menjerit kesakitan Tuyul 2 Knapa 'Tak? Tuyul 1 Seperti kau tidak botak saja. Kakiku di di..... menunjuk Mak Lampir lampir. Tuyul 2 Siapa? Tuyul 3 Kalian berisik ya! Jgn ribut tengah malam, besok kita kan mau sekolah. Nah setelah sekolah pasti dapat duit. Tuyul 1 MAK LAMPIRRRRR.....!! Tuyul 2 Apaaaaa??? Mak Lampirr.... Tuyul 3 Ahh Mak Lampir, tante itu kan juga hantu. Kok kalian takut? datar. Tuyul 1 dan 2 Oh iya ya.... hahahaha!! Mak Ngapain masih tidur? Udah bangun sanah. Ada penjaga malam tuh... Semua tuyul Mana tante? Mak Itu....!! menunjuk sarapudin Kun Ehh, ngk boleh gitu. Kan dia ngk jahat sama kita. Tuy 2 Tadi tante mau bunuh dia kan? berbicara pada kunti. Mak Betul kata botak ini, knapa kau berubah pikiran? Tuy 3 Memangnya mbak kun cinta ya sama mamang penjaga itu? Kun Hmm bukan begitu, cinta sih nggak. aku baru ingat siapa dy. Dulu..... mikir sejenak dia pernah membantu aku saat aku ingin di perkosa. Yah, gitu deh. Tapi dianya yang babak belur trus aku diperkosa dan mati deh.... nada pasrah Sus Knapa dulu kau tak panggil aku? Biar aku yang menakuti siapa yang akan membunuhmu. Tuyul 1 dan 2 menjauh dari Mak lampir, kunti, suster ngesot, dan tuyul satu lagi. Tuyul 1 Heh tak! Yukk kita kerjain satpam itu. Tuyul 2 ayokk ayokk... Sementara itu tuyul 1 dan 2 mengganggu sarapudin. Kun Aku dulu belum kenal kau surti!! Knapa juga dulu kau tak mengenalkan diri padaku? Mak Karena kita hantu, jadi mana mungkin kau bisa melihat kami. Sus Betul itu tut!! Tuti si nama kuntil anak. Tuyul 3 Apa yang mereka mau dari tante sis tan? tanya tuyul pada kunti. Kun Dulu aku biduan, aku sangaaattt cantik. Dengan kecantikanku mereka ingin mendapatkan keperawananku tapi karena aku meronta pada mereka. Alhasil aku dibunuhnya. Mak Akhh.... geram aku mendengarnya. Andai saja waktu itu aku di dekatmu. Pasti aku sudah membunuh siapa yang ingin memperkosa mu. Kun Hmm.... sudahla. Itu juga sudah lama. Tuyul 3 Kapan tante? Sus Tahun 2012 ya? Kun Bukan.... Mak Pasti kemaren! Kun Masih tidak tepat. Aku meninggal pada tahun 2000. Mak Alamak!! Berarti kau meninggal sebelum kami donk. Sus Omaigatttt!!! Tuyul 3 Aneh aneh aneh..... Kun Tapi aku tetap awet kannn??! Hihihiiii....... GEDEBUGGGHHH !!! Suara sarapudin yang menumbur tembok karena mengejar senter yang dipermainkan oleh tuyul 1 dan tuyul 2. Tuyul 1 Ahahahaaa..... dia mati! Tuyul 2 Mana mungkin secepat itu goblok. Liat mulutnya masih komat kamit. Pasti dia hanya matahari merah jambu. Tuyul 1 Apa itu? Tuyul 2 Apa kau tak nonton acara gosip? Tuyul 1 Hah? Memangnya kau nonton dimana? Tuyul 2 Oh iya, kita kan tidak punya tv. Ya, maksudku PINGSAN! Para hantu diseberang sana yang tengah asik ngobrol seketika melihat apa yang terjadi pada sarapudin dan kedua tuyul. Mak Heiii!! Apa itu? Tuyul 1 Hmm, dia pingsan tante... menunjuk sarapudin Sus Waah... Kalian apakan? Tuyul 2 Ngk kita apa-apain kok tan berbicara pada suster ngesot. Kunti Hihihiiiii..... Kalian ada-ada saja! Tuyul 3 Kalo begitu, akan aku bangun kan dia. Mak Yasudah, bangunkan saja dia. Tuyul 1 dan 2 pergi menjauh dari Sarapudin, datanglah tuyul 3 untuk membangunkan sarapudin dengan ritualnya. Kunti Heii, surti. Lalu knapa kau mati dan ngesot seperti ini? Sus Dulu... setelah piket malam.... Oh iya, dulu aku mati karena aku dibonceng dengan pacarku. Lalu karena jalannya berlubang, aku terjatuh dan tiba-tiba saja ada truk yang menumburku. Seketika itu juga aku mati. Tuyul 1 dan 2 Hom pi pah! Tuyul 2 Nah, kau botak. Kau yang kalah. Maka kau harus mencari usang besok. Tuyul 1 Aku? Enak saja. Aku tidak mau. Bukankah kita harus mencari bersama-sama. Tuyul 2 Aku capek tak... Aku sudah mencari uang semenjak saat itu. Kunti Mengenaskan juga kematianmu tut. Ckckck.... berbicara pada suster ngesot. Mak lampir Para tuyul itu ribut sekali. HEI TUYUL! SINI KALIANN.... Tuyul 1 Kita ya tante? Mak lampir Bukan.. Tuyul 2 Lalu siapa? Mak lampir Aku ada uang, siapa yang akan mencurinya? Tuyul 1 Aku aku....! Tuyul 2 Aku juga yaa tantee...... Tuyul 1 dan 2 mendekat ke arah mak lampir. Suster ngesot "Saat itu" apa yang kau maksud tadi, hah tuyul? berbicara pada tuyul 2. Tuyul 1 Saat kami mati lah tante... Tuyul 2 Betull itu.... Kunti Heh, paling kalian mati karena kecebur di kolam, tapi tidak ada yang menolong kalian... Tuyul 2 salah tante... Mak lampir Ohhh, pasti karena dibunuh ibunya yang depresi. Tuyul 1 Tante sok tahu. Ibu kami dulu baik kok. Suter ngesot Lalu kenapa? Tuyul 2 Waktu itu kami lagi main layangan, trus hmmm trus... terhenti. Tuyul 1 Trus kami mengejarnya, tanpa kami sadari ada kereta api di depan. Lalu kami mati menirukan gaya mati seperti tidur. Tuyul 2 Hahahaha.... Lucuuuu seekali! dengan gestur genit. Mak lampir Ternyata ..... Suster ngesot Tunggu, liat tuyul 3. Satpam itu sudah bangun. Dilain sisi.... Udin Ahh, kepalaku pusing. Tuyul 3 Yesss! Aku berhasil... Tuyul 1 dan 2 Hebat!! *tepuk tangan* Udin Hahhh??? Kalian siapa? Kenapa putih semua? Kuntil anak Ya jelas lah kalau kami ini hantu. Sekarang kau sudah bisa melihat kami ya... Mak lampir Aku penguasa daerah ini. Aku mak lampir. Suster ngesot Sedangkan aku suster ngesot. Kuntil anak Lalu aku, aku lah yang suka mengganggu orang-orang lewat di sekitar sini. Aku si kuntil anak. Udin Lalu kalian? menunjuk para tuyul. Semua tuyul Kami tuyul, kakak....! Udin Hii........ Ternyata kalian hantu. Knapa kalian mati? Suster ngesot Di tabrak truk... Udin Ehh, serem bgt! Kuntil anak Aku? Hihihihiiii...... Aku di perkosa. Udin Tragisnya, ehh kau kan yang waktu itu? Kuntil anak Betul, sudahlah lupakan. Aku sudah jadi hantu. Semua tuyul Kami di tabrak kereta api, kakak. Hahahahaha...... Udin Menyedihkan sekali kalian. Lalu, kau mak lampir? Mak lampir Hahaha...! Aku mati akibat rumahku dibakar oleh warga yang iri dengan kakayaanku. Suster ngesot Ada yang datang. Kunti Ehh, ayok ayokk tidur! Perawat orang gilapun datang... Perawat RIBUT SEKALI!!! KALIAN INI SUDAH BERAPA KALI AKU KATAKAN. KALAU SUDAH MALAM CEPAT TIDUR!!! AKU CAPEK KALAU KALIAN HARUS MAIN HANTU-HANTUAN TERUSS......! Kunti Suster, ada bakso nggak? Aku lapar.... Perawat BAKSO, BAKSO...!! SINI MATAMU KU JADIKAN BAKSO..! Semua Tuyul Kalo duit ada nggak, sus? Suster DUIT, DUIT!! BUKANNYA KALIAN JADI TUYUL. SEHARUSNYA KALIAN PUNYA BANYAK DUIT. MAKANYA SEKOLAH DULU, LALU JADI TUYUL YANG PROFESIONAL. Udin Suster mau jadi pacar Udin, nggak? Suster KAMU LAGI!! SIAPA JUGA YANG MAU JADI PACAR KAMU. KALO KERJAAN KAMU CUMA JADI SATPAM. SEMBUH DULU BARU CARI PACAR. Mak Lampir Ehh kalian, tidur cepat! Berisik tau.... Suster Kalo begini terus, lama-lama aku yang ikutan jadi gila. Hu-uhh!!! *Selesai* jika teman-teman mencaplok karya saya, tolong sertakan sumbernya yaitu alamat blog saya ini dan juga penulisnya yaitu sendiri Ini foto penampilan drama komedi yang sedang kami tampilkan... Naskah Drama Komedi – Pada saat mendengarkan kata drama, kira-kira apa yang ada dalam benak Anda? Sebuah pertunjukan yang dilakukan oleh sejumlah orang di atas panggung? Ya, pemikiran tersebut tidak salah, dan apapun jenis drama nya, umumnya sebelum drama dipentaskan atau ditayangkan akan dibuat naskahnya terlebih dahulu. Naskah ini akan berupa teks yang berisi unsur-unsur drama, utamanya dialog dan hal-hal yang harus dilakukan oleh pemain. Berikut ini akan disajikan sejumlah contoh naskah drama komedi pendek dan tidak menghabiskan banyak waktu untuk dibaca. Mari perhatikan. contoh naskah drama komedi 6 orang Contoh Drama komedi yang akan kami sajikan kali ini yakni menceritakan tentang kakek nenek yang pinginnya kayak masih muda terus hehe, pasti kamu akan ketawa-ketawa sendiri ketika baca naskah drama komedi yang satu ini. Daripada penasaran mending langsung simak contoh naskah drama komedi yang dijamin lucu ini. Naskah Drama Komedi 1 Masih Muda Daftar Pemain Suami Istri Pak Ahmad Pak Anang Bu Indah Kia Pada suatu sore, sepasang suami istri yang telah berusia lanjut dan berkulit keriput duduk santai di depan rumahnya. Mereka hanya berdua, karena semua anaknya telah meninggalkannya untuk bekerja di kota. Suami Mami, please buatin papi teh atau kopi dong, sekalian sama singkong rebusnya kalau masih ada ya. Istri Alah kamu ini, panggil mami segala. Tidak usahlah kebanyakan gaya. Kita sudah punya cucu dan menjadi kakek nenek. Malu. Suami Baiklah kalau begitu. Nek, bisa tolong buatkan kopi? Istri Astaga, sekarang kamu memanggil aku nenek. Memangnya aku sudah setua itu apa? Suami Bagaimana to? Tadi dipanggil mami tidak mau, sekarang dipanggil nenek malah marah. Terus maunya dipanggil apa? Secara tidak sengaja, ada tetangga sebelah rumah yang bernama Pak Ahmad mendengar perdebatan kecil kakek dan nenek tersebut. Pak Ahmad yang seusia dengan anak kakek dan nenek itu pun ikut menimpali. Pak Ahmad Pak Anang dan Bu Anang selalu seperti ini ya. Bertengkar saja, bertingkah seperti anak muda yang masih pacaran saja. Suami Begitulah, Nak Ahmad. Maunya memang seperti itu biar awet muda. Tetapi apa daya, kondisi kulit memang tidak bisa membohongi usia. Istri Memang kenapa kulitnya, Pak? Suami Lah, kau tidak lihat apa. Ini kulitmu sudah kendur begitu sambil menunjuk tangan istrinya Istri Ih Bapak ini, kenapa jadi tangan Ibu yang dijadikan contoh. Pak Ahmad Kalau kulitnya sudah kendur begitu, sudah bisa disebut tua ya, Pak Anang? sambil menahan senyum Istri Begitu memang tingkahnya, Nak Ahmad. Berlagak muda saja. Padahal ya kalau mengangkat kursi kentutnya juga ikutan keluar. Suami Lah Ibu ini, kok malah menjelekkan Bapak di depan Nak Ahmad. Istri Bapak duluan yang mulai. Obrolan mereka berhenti karena tiba-tiba anak sepasang suami istri tersebut datang, yaitu Pak Anang. Pak Anang datang bersama istrinya yang bernama Bu Indah serta anaknya yang bernama Kia. Mereka datang sambil membawa oleh-oleh. Pak Anang, Bu Indah dan Kia Assalamualaikum Suami, Istri dan Pak Ahmad Waalaikumsalam Istri Ya Allah, cucuku datang. Sini, Nak, Kia, sama nenek. Pak Ahmad Mengunjungi orang tua lagi kamu, Nang? Pak Anang Iya nih, Kia kangen sama kakek dan neneknya katanya. Suami Bagus ya, sudah berapa tahun kau tidak kemari menjenguk orang tuamu ini, Anang. Kia Kakek ini bagaimana. Baru 3 minggu yang lalu kami kemari. Kakek sudah pikun ya? Istri Biarkan saja, Kia, kakekmu memang sudah pikun. Bahkan, dia kadang lupa kalau sudah makan 5 kali dalam sehari. Pak Anang Wah, kalau sebanyak itu makannya, bisa-bisa bapak berubah jadi gendut kayak pemain sumo. Bu Indah Ya, kalau badan bapak seperti itu kasihan ibu. Nanti ibu jatuh begitu disenggol sedikit saja. Istri Kamu ini. Jangan salah. Begini-begini ibu masih sanggup melawan badan bapakmu yang sudah kayak apa tadi? Pemain sumo? Tenaga ibu masih banyak kayak anak muda. Pak Ahmad menggeleng-gelengkan kepala Suami istri renta ini sebenarnya sama saja. Sama-sama tidak mau mengalah dan sama-sama merasa masih muda. Padahal lihat saja kulitnya. Nah gimana pendapat kamu tentang naskah drama komedi tentang kakek nenek di atas, lucu bukan. Jika kamu sedang mencari contoh naskah drama komedi 6 orang untuk praktek dengan teman sekelompokmu di sekolah, drama komedi kakek diatas sangat cocok untuk kamu pratekkan dengan teman-temanmu. Namun masih ada lagi naskah drama komedi yang lebih menarik yang bisa kamu lihat di bawah ini. Contoh Naskah Drama Komedi 4 Orang contoh naskah drama komedi 4 orang Kali ini kebalikan dari yang sebelumnya yakni naskah drama komedi 4 anak muda yang super konyol, Contoh naskah drama komedi 4 orang yang terdiri dari 3 laki-laki dan 1 perempuan. Dijamin auto ngakak kalau baca naskah drama komedi yang satu ini. Yuk simak kekonyolan 4 anak muda di dalan drama komedi di bawah ini. Naskah Drama Komedi 2 Capek Deh.. Daftar Pemain Dian Dion Doni Dino Di suatu siang yang sangat terik, ada 4 orang pemuda yang berkumpul di saung di tengah-tengah sawah. Keempat pemuda tersebut tampak kepanasan dan sesekali mereka mengipaskan tangannya ke wajahnya. Dian Panasnya. Nggak ada angin mampir lagi. Siang bolong begini kita enaknya ngapain ya? mengusap keringat di dahi dan lehernya Dino Baru tau aku kalau siang itu bolong. Emang bolongnya itu di sebelah mana? Dion Iya, lagian siang bolong itu juga aneh. Lah kalau siang ada bolongnya, malam ada bolongnya juga nggak? Dino Betul itu, malam bolong juga nggak pernah dengar aku. Dari mana sih kamu dapat kata-kata itu, Dian? Dian Nggak tau juga sambil cengengesan. Pokoknya, kata siang bolong itu sering aja terdengar di telingaku. Ya udah, aku ikut-ikutan aja. Kali aja bisa bikin gaul gitu. Doni Oalah, modal ikut-ikutan gitu mana bisa bikin gaul. Kalau emang bisa, harusnya aku udah gaul dong, kerjaanku ikutin emak ke pasar melulu tiap hari. Dino Wihhh anak emak, anak yang baik. Dion Ya, kalau modal ikut-ikutan juga bisa bikin gaul, mending kamu ikut bapak saya saja. Dian Ikut ke mana memangnya? Doni Iya, kepo juga nih. Ikut bapak kamu ke mana? Dion Kan gini, kemarin itu bapak ngajakin aku ke mana gitu, aku nggak mau. Nah, buat gantinya, gimana kalau kamu yang ikut. Aku yang bilang sama bapak deh. Dian Lah, kau ini. Nyuruh ngikut bapakmu tapi nggak tahu mau diajak ke mana. Gimana sih. Doni Ya udahlah, Dion kalian dengerin. Pasti bakal bikin bingung lah dia. Dino Menepuk jidat Baru inget kalau sebaiknya omongannya si Dion nggak dianggep biar nggak puyeng. Dian Astaga, bener juga. Ya sudahlah, masak gara-gara aku ngomong siang bolong gitu kalian malah jadi ribut. Dino GR aja kamu itu. Kita dari tadi ini cuma ngobrol. Bukan ribut. Nggak ada perkelahian juga. Dian Iya, maksud aku, ya sudah jangan dibahas lagi ini. Doni Lah kan memang dewan perwakilan kita mau membahas Rancangan Undang-Undang nanti Dion Loh iya ta? Rancangan Undang-Undang yang mana? Undang-Undang soal pengucapan siang bolong? Doni Aduh kau ini menjitak kepala Dion. Nggak ada hubungannya kali, dewan sama siang bolong. Lagian ngapain juga mereka bahas ginian Dian Eh tapi nggak salah loh, yang namanya dewan perwakilan itu kan wakilnya kita. Jadi ya wajar dong kalau mereka juga bahas apa yang kita bahas. Dino Hmm bener banget sambil mengacungkan jempol. Doni Sudahlah kalian ini. Matahari udah mulai lengser tuh, aku tinggal dulu ya. Dino Mau kemana? Doni Males ngomong sama kalian, selalu nggak ada ujungnya. Dian Lah, kita di tengah sawah, ya pantes ajalah kalau nggak ada ujungnya. Dion Bener banget tuh. Doni Ya sudahlah, pokoknya intinya aku mau pergi dulu. Dino Lah mau pergi, kamu ini kayak nggak betah aja ada di dunia. Kita baru usia 20an bro, masak udah pengen koid aja. Doni Maksud aku, aku pulang dulu gitu. Dian Nah, ini nih. Harus dikoreksi nih. Kata-kata yang nggak bener gini. Kalau memang mau pulang ya bilang mau pulang dong. Jangan bilang mau pergi. Entar dikira udah nggak demen hidup kamu. Doni Ah terserah kau sajalah. Aku pulang dulu. Takut dicariin emak. Dion Ya sudah kalau begitu, kita juga pulang aja teman-teman. Nggak ada Doni nggak seru Akhirnya, keempat pemuda itupun kembali ke rumahnya masing-masing. Tentu masih banyak naskah drama lainnya dengan berbagai tema. Dari sini, sudah bisa dipahami bukan bahwa naskah drama itu mempunyai ciri khas, yaitu berbentuk dialog dan terdapat petunjuk adegannya. Kira-kira, Anda tertarik untuk membuat naskah untuk drama komedi juga?

naskah drama 11 orang komedi